::: Takdir Berdarah Terus Berlanjut ! Soul Society dan Hueco Mundo diserang oleh Quincy ! :::
>>> Disoul Society, para wakil kapten menunggu kaptennya yg sedang rapat di ruang rapat wakil kapten,
Rukia yg gelisah dgn rapat kapten tampak berjalan mondar-mandir. "Santailah, kau panikpun tak akan membuat rapat para kapten akan cepat selesai." ujar Renji menenangkan Rukia. Rukia kaget dgn perkataan Renji, "I..Itu.." ucap Rukia tergagap. "Kenyataannya begitu." ucap Renji dingin. "Iyasih tapi... tapi, ini adlh masalah besar, mana mungkin aku bisa tenang ?" sahut Rukia pd Renji. "Maaf" ucap Kira memberanikan diri ikut nimbrung, "Sebelum rapat selesai ada sesuatu hal yg membuatku cemas, boleh bertanya ?" tambah Kira. "Wakil Kapten Kira ?" ucap Rukia. "Kejadian belakangan ini.. penyerbuan dari pemberontak, lenyapnya para Hollow, dan menghilangnya orang-orang di Rukongai, kukira awalnya saling terkait, tapi... Menurut laporan divisi 12, walaupun 2 dari kejadian itu saling terkait, tapi hilangnya orang-orang dirukongai karena masalah antar mereka sendiri. Karena itu penyelidikan ditunda. Meskipun sebenarnya masih ada orang-orang yg hilang. Aku tdk terima." tambah Kira tampak serius, "Berhubung semua kapten disini, aku mau bertanya, apa diantara kalian ada yg menyelidiki diluar kawasan distrik 50 ?" tanyanya kemudian. Nanao yg tak fahampun kemudian bertanya, "Apa maksu..", "Ya !!" ucap Yachiru menyela Nanao sambil mengangkat tangan kanannya. "Sibotak dan Yumichika dari divisi kami pergi kedistrik 64 !" ucapnya sumringah. "Apa yg mereka temukan ?" tanya Kira. "Sama. jejak kakinya berkumpul disatu tempat lalu menghilang. Karena tdk ada jejak kaki Hollow, makanya kami menduga mereka berkelahi disana." jawab Yachiru. "Bukan itu, jejak kakinya seperti apa ?" tanya Kira tambah serius. "Ada yg telanjang kaki dan ada yg pakai sandal..." jwb Yachiru segera. Nanao kaget mendengar jawaban Yachiru. "Sudah kuduga.." ucap Kira seperti menemukan titik terang. "Apa maksudmu ?" tanya Hisagi. "Ada laporan yg aku tahu dari penelitian di Rukongai. Taraf hidup di Rukongai mendadak turun sangat tajam diluar kawasan distrik 50, dan semakin banyak orang yg memakai baju goni, dan bertelanjang kaki." jelas Kira, "Selain itu.. Menurut statistik selama 550 tahun terakhir.. tdk ada yg memakai sandal diluar kawasan distrik 59. Yang berarti.. Bila ada jejak kai didistrik 64, kemungkinan besar itu jejak kaki Shinigami." simpul Kira. "Aku sempat merasa aneh. Biasanya yg dikirim untuk meneliti adlh tim penyelidik Reishi dari Biro Penelitian & Pengembangan. Tapi kali ini tdk begitu. Apa yg.. disembunyikan Kapten Kurotsuchi ?" tanya Kira sambil melirik kearah Nemu yg sedang bersandar di dinding. "Saya tidak tahu, Mayuri-sama tdk memberitahu apapun tentang hal ini." jwb Nemu. "..Akan kulaporkan ini ke kapten komandan." ucap Kira berusaha menggertak Nemu. "lakukan sesuka anda, saya yakin Mayuri-sama tdk melakukan kesalahan apapun." ucap Nemu pasrah.
>>> Ditempat yg berbeda dari Soul Society, yaitu Hueco Mundo pertarungan Ichigo vs Kilgie Opie akan segera dimulai,
"Itu.. tidak mungkin.. dia mengalahkan Tres Bestia.. " ucap Nel dari balik bahu Ichigo. "Shinigami yg meminggul Arrancar dibahunya, menarik." ucap Kilgie Opie setelah melihat Nel. "Tapi.. aku tahu siapa dirimu. Kau adlh Ichigo Kurosaki." tambahnya kemudian. Ichigo tak tampak kaget. "Benar juga orang itu (Ivan) juga mencariku. Tidak heran kalau kalian tahu siapa aku." ucap Ichigo tenang. "Profilmu ada di Daten *Buku Data Informasi Milik Quincy* yg diberikan yang mulia." ucap Kilgie Opie. "Kau adlh potensi khusus dlm perang yg harus segera ditangani !!!" tambahnya, dibelakangnya anak buahnya bersiap menyerang Ichigo. Ichigo pun kemudian mengeluarkan Zangetsunya. Dgn secepat kilat anak buah Kilgie Opie sudah mengepung Ichigo. "apa ?" batin Ichigo melihat langkah kilat anak buah Kilgie Opie. "Itu bukanlah shunpo *Langkah kilat Shinigami*. dan bukan juga Bringer Light *Langkah kilat pengguna fullbring*. Itu.." batin Ichigo mengingat ingat sesuatu. "itu Hirenkyaku *Langkah kilat Quincy*." batin Ichigo sambil mengingat saat ketika Ishida menjelaskannya Hirenkyaku. Anak buah Kilgie Opie kemudian mengeluarkan Quincy Crossnya dan mengarahkannya pd Ichigo. Duuuaaarr !!! terdengar suara panah Quincy yg saling bertabrakan. "Apa benar kalian adalah Quincy ?" tanya Ichigo sambil keluar dari kepulan asap akibat panah Quincy yg saling bertabrakan tadi. "oh bisa-bisanya kau datang kesini tanpa mengetahui siapa kami, yah dari ucapanmu sepertinya kau sadar siapa kami hanya saja kau tdk yakin." ucap Kilgie Opie. "Baiklah biar kujawab." ucap Kilgie Opie sambil mengeluarkan pedangnya. "Seperti yang kau katakan tadi, kami adlh Quincy." ucap Kilgie Opie yg kemudian merubah pedangnya menjadi semacam panah Quincy dan menodongkannya kearah Ichigo. "Kami.." tambahnya kemudian sambil melepaskan panah Quincynya. Ichigopun bersiap menerima serangan.
>>> Sementara itu dimarkas Quincy / Istana Es,
Klik !! Klik !! Klik !! terdengar suara orang menekan nekan tombol, ternyata suara itu berasal ruangan tim pengawas monitoring Quincy, "Verstenden *Dimengerti* !" ucap salah seorang pengawas setelah menerima sesuatu dimonitornya. "Yang Mulia, ada pesan dari divisi Jagdarmee *Pasukan Perburuan*, potensi khusus dalam perang, Ichigo Kurosaki, telah menyusup ke Hueco Mundo." lapor pengawas tadi. Disinggasana tampak sosok pria jangkung yg juga merupakan raja Quincy hanya duduk terdiam, "saat ini dia sdg bertarung dgn Kapten Jagdarmee, Kilgie Opie." tambah pengawas tadi. Sang Raja Quincypun tersenyum mendengar laporan tersebut. "Baiklah, ayo kita bergegas.." perintah Sang Raja Quincy langsung berdiri membuat jubah hitamnya berkibar dibelakangnya. "Eh ? Bergegas ? Kemana yg Mulia." tanya seorang Vandenreich dibawahnya. "Kemana ?" ucap Sang Raja Quincy mengulangi pertanyaan anak buahnya, "ke Soul Society." tambahnya kemudian, "Aku tdk tahu kenapa dia keHueco Mundo. Tapi bertarung dgn Kilgie akan membuatnya sibuk untuk sementara, ini saat yg tepat untuk menyerang Soul Society." jelasnya pada semua Vandenreich, "Beritahu semua Sternritter *Prajurit Bintang* bahwa Vandenriech akan bersiap menginvasi Soul Society." perintahnya. "Baik.. Yang Mulia." ucap Vandenreich dibawahnya yg kemudian berlari dan hilang dari pandangan.
>>> Sekarang kita kembali Soul Society dimana para kapten sdg mengadakn rapat di barak Divisi 1,
"Tepat sekali.." terdengar suara Mayuri seperti membenarkan suatu hal. "Saya memerintahkan anggoat divisi 12, agar mereka membunuh 28.000 warga Rukongai tanpa izin, untuk memperbaiki keseimbangan roh." tambahnya. "Kenapa tdk meminta izin dulu ? mengigat situasi seperti saat ini, izin akan diberikan." ucap Kapten Komandan Genryuusai. "Bila situasi bertambah parah, saya yg nantinya akan bertanggung jawab." ucap Mayuri tegas. "Bila Biro penelitian & Pengembangan bertindak lebih cepat, situsi seperti sekarng tdk akan terjadi." ucap Genryuusai seakan menyalahkan Mayuri. "Salah." ucap Mayuri dgn nada tinggi. "Sebenarnya sejak pertama kali Quincy Uryuu Ishida menyusup ke Seiretei sebagai Ryoka. Saya sudah melihat kemungkinan ini dan sudah memperingatkan anda. Tapi apa reaksi anda, anda hanya menyebut peringatan saya sebagi hal yg tdk berdasar dan malah mengabaikannya." ucap Mayuri balik menyalahkan Genryuusai. "Orang yg seharusnya bertanggung jawab atas masalah ini... adlh anda kapten komandan. Karena saat itu 1000 tahun yg lalu anda gagal membunuh orang itu..." tambahnya lagi. Bayang-bayang sosok Raja Quincy tadipun muncul dlm benak Genryuusai...
::: Perpecahan Perlahan-lahan Menggerogoti Soul Society :::
Bersambung ke Volume selanjutnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan bahasa yang sopan dan dapat dimengerti.
2. Dilarang berkomentar yg mengandung unsur SARA,Pelecehan, Pornografi, dan Kekerasan.
2. Dilarang Anonymous dan SPAM, berkomentarlah yg berkualitas.